dimadura
Beranda Saketheng Materi Inilah 9 Hadis tentang Sunnah Iktikaf di Bulan Syawal

Inilah 9 Hadis tentang Sunnah Iktikaf di Bulan Syawal

Merujuk kitab 9 Imam Hadis dalam Ensiklopedi Hadits, inilah teks-teks hadis tentang sunnah iktikaf di bulan Syawal. Silakan pembaca DIMADURA teliti dan pelajari secara mandiri 9 teks hadis berikut..

Foto Ilustrasi Sunnah Iktikaf di Bulan Syawal (Sumber: Pinterest/LovePeaceHarmony)

وَهُوَ قَوْلُ أَحْمَدَ وَإِسْحَقَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ و قَالَ بَعْضُهُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلْتَغِبْ لَهُ الشَّمْسُ مِنْ اللَّيْلَةِ الَّتِي يُرِيدُ أَنْ يَعْتَكِفَ فِيهَا مِنْ الْغَدِ وَقَدْ قَعَدَ فِي مُعْتَكَفِهِ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَمَالِكِ بْنِ أَنَسٍ

Hadis Nomor 721

Telah menceritakan kepada kami Hannad, telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Yahya bin Sa’id dari Amrah dari ‘Aisyah berkata:

“Rasulullah ﷺ jika hendak beriktikaf, beliau salat Subuh terlebih dahulu kemudian memasuki tempat iktikaf.” Abu ‘Isa berkata, “Hadits ini telah diriwayatkan dari Yahya bin Sa’id dari Amrah dari Nabi ﷺ, secara mursal.

Malik dan yang lainnya meriwayatkan dari Yahya bin Sa’id dari Amrah secara mursal, juga Al Auza’i dan Sufyan Ats Tsauri serta yang lainnya juga dari Yahya bin Sa’id dari Amrah dari Aisyah dan diamalkan oleh sebagian ulama.”

Mereka berkata, “Jika seorang laki-laki hendak beriktikaf, hendaknya salat Subuh terlebih dahulu lalu memasuki tempat ‘iktikafnya.”

Ini merupakan pendapat Ahmad dan Ishaq bin Ibrahim. Sedangkan sebagian ulama berpendapat jika seseorang ingin beriktikaf hendaknya dimulai dari terbenamnya matahari lalu dia duduk di tempat iktikaf, ini juga merupakan pendapat Sufyan Ats Tsauri dan Malik bin Anas.”

 5. Dalam Sunan Nasa’i

أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَعْتَكِفَ صَلَّى الصُّبْحَ ثُمَّ دَخَلَ فِي الْمَكَانِ الَّذِي يُرِيدُ أَنْ يَعْتَكِفَ فِيهِ فَأَرَادَ أَنْ يَعْتَكِفَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ فَأَمَرَ فَضُرِبَ لَهُ خِبَاءٌ وَأَمَرَتْ حَفْصَةُ فَضُرِبَ لَهَا خِبَاءٌ فَلَمَّا رَأَتْ زَيْنَبُ خِبَاءَهَا أَمَرَتْ فَضُرِبَ لَهَا خِبَاءٌ فَلَمَّا رَأَى ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ آلْبِرَّ تُرِدْنَ فَلَمْ يَعْتَكِفْ فِي رَمَضَانَ وَاعْتَكَفَ عَشْرًا مِنْ شَوَّالٍ

Hadis Nomor 702

Telah mengabarkan kepada kami Abu Daud dia berkata, telah menceritakan kepada kami Ya’la dia berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id dari ‘Amrah dari Aisyah dia berkata;

Halaman: 1 2 3 4 5

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan