dimadura
Beranda Congkop Koperasi Merah Putih dan Visi Haji Obet Pimpin PKDI Sumenep 2025–2029

Koperasi Merah Putih dan Visi Haji Obet Pimpin PKDI Sumenep 2025–2029

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1TOKOH, DIMADURA – Visi kepemimpinan H. Abdul Hayat atau yang akrab disapa Haji Obet sebagai Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep 2025–2029 mulai menunjukkan arah transformasi yang konkret.

Salah satu inisiatif strategis yang tengah dikembangkan adalah pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa yang dikelola langsung oleh para kepala desa.

Dalam wawancaranya, Sabtu (17/05), Haji Obet menegaskan bahwa kekuatan kepala desa ada pada sinergi dan kekompakan dalam memperjuangkan kemandirian desa.

“Kita berada dalam satu keluarga besar. PKDI hadir sebagai tempat untuk saling menopang, menyuarakan kepentingan desa, dan berbagi pandangan demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Menurutnya, perubahan dari Asosiasi Kepala Desa (AKD) ke PKDI bukan sekadar penyegaran nama, tetapi bentuk transformasi struktural yang membawa organisasi ini ke ranah nasional.

“Dengan lingkup yang lebih luas, PKDI menjadi sarana konsolidasi antar kepala desa dari berbagai provinsi. Ini peluang besar untuk menyatukan arah perjuangan kita dalam membangun desa yang lebih mandiri,” imbuh Haji Obet.

Salah satu wujud nyata dari visi Haji Obet memimpin PKDI Sumenep adalah menggagas Koperasi Merah Putih. Ia menilai, sudah saatnya desa-desa tak lagi hanya bergantung pada dana dari pemerintah pusat.

“Koperasi ini akan menjadi sarana bagi desa-desa untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warganya,” tegasnya.

Koperasi tersebut dirancang untuk menghimpun potensi ekonomi desa, mulai dari sektor pertanian, kelautan, hingga usaha kreatif.

Sistem yang terintegrasi akan memperkuat permodalan serta distribusi produk lokal ke pasar yang lebih luas. Ini sejalan dengan visi PKDI Sumenep di bawah kepemimpinan Haji Obet.

“Pada intinya, kami akan terus berupaya mendorong desa menjadi entitas yang kuat, profesional, dan berdaya saing tinggi,” katanya.

Dengan arah baru PKDI dan lahirnya Koperasi Merah Putih, Haji Obet mengajak seluruh kepala desa di Sumenep untuk bersatu dalam semangat transformasi menuju desa mandiri.

Sebelum menutup keterangan, Haji Obet menegaskan bahwa menurutnya, perubahan struktural tidak akan berarti tanpa komitmen kolektif.

“Kita ingin perubahan yang substansial, bukan seremonial. Kalau kita bisa menyatukan langkah dan semangat, saya yakin desa-desa di Sumenep bisa tumbuh lebih kuat dan sejahtera,” pungkasnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan