Ia meminta nelayan dan masyarakat pesisir Pulau Sebesi, Pulau Umang hingga perairan Gunung Anak Krakatau segera melapor jika melihat kapal, orang, atau benda yang diduga berkaitan dengan rombongan.
"Kami berharap informasi sekecil apa pun dari masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian dan membawa hasil yang baik sehingga seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," katanya.
Doa Solidaritas
Ketika pencarian terus berlangsung, doa datang dari berbagai daerah.
Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) menggelar salat Jumat dan doa bersama di Jakarta, Jumat (11/9). Doa dipimpin Ustadz Jauhari Akbar di Aula Satyahaprabu Ditreskrimum.
Dukungan juga datang dari Nganjuk. PWI Kabupaten Nganjuk bersama IJTI Nganjuk dan insan pers setempat menggelar doa bersama pada Kamis malam (10/9).
Puluhan wartawan dan masyarakat berkumpul di halaman Sekretariat PWI Kabupaten Nganjuk. Lilin dinyalakan. Doa dipanjatkan untuk keselamatan lima wartawan dan tiga awak kapal.
Ketua PWI Kabupaten Nganjuk Bagus Jatikusumo mengatakan kegelisahan atas hilangnya lima wartawan dirasakan insan pers di berbagai daerah.
"PWI Nganjuk bersama seluruh insan pers menyampaikan duka, keprihatinan, dan solidaritas yang mendalam. Kami berharap lima rekan kami segera ditemukan dalam keadaan selamat dan keluarga yang menunggu diberikan kekuatan," tuturnya.
Bagus mengingatkan risiko kerja jurnalistik yang kerap membawa wartawan ke lokasi bencana, konflik, cuaca ekstrem, laut hingga gunung.

