“ Tahun depan kita membuat versi mobile bisa diunduh di Play Store dan Google Play,” kata Hilman.
Penguatan infrastruktur digital PWI juga akan diarahkan pada pembenahan sistem administrasi keanggotaan.
Hilman mengatakan, setelah jaringan website daerah semakin terintegrasi, PWI menargetkan pengembangan sistem data anggota pada 2027.
Sistem tersebut nantinya memungkinkan pembaruan data dilakukan secara lebih terintegrasi antara pengurus pusat dan daerah.
Selain memudahkan pengelolaan administrasi, sistem tersebut dirancang untuk membantu memantau masa berlaku kartu anggota.
“Setelah semua provinsi terakses, yang bakal di-upgrade data anggota di tahun 2027. Data anggota pusat dan provinsi bisa update,” ujarnya.
Pengembangan jaringan digital juga diarahkan hingga tingkat kabupaten dan kota.
Menurut Hilman, semakin luas jaringan yang terbentuk akan membuka ruang bagi PWI untuk mengembangkan potensi ekonomi digital organisasi.
Ketua Umum PWI Akhmad Munir mengatakan keberhasilan platform tersebut sangat bergantung pada keterlibatan pengurus daerah.
Karena itu, pengurus PWI di berbagai wilayah diminta tidak hanya menjadi pengguna, tetapi turut aktif mengisi konten.

