dimadura
Beranda Tomang Sumenep Revitalisasi Taman Bunga Sumenep Targetkan Ruang Publik Lebih Nyaman dan Aman

Revitalisasi Taman Bunga Sumenep Targetkan Ruang Publik Lebih Nyaman dan Aman

Foto: Proses revitalisasi kawasan Taman Bunga (TB) kabupaten Sumenep, (Istimewa/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP,DIMADURA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, sedang melakukan revitalisasi kawasan Taman Bunga (TB) untuk menciptakan ruang publik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

‎Penataan tersebut menjadi langkah meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sekaligus awal pembaruan menyeluruh terhadap salah satu ikon ruang publik di pusat kota.

‎Pekerjaan renovasi dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep.

‎Di lokasi, sejumlah pohon besar tampak ditebang sebagai bagian dari penataan rulang yang fokus awal pada area selatan taman.

‎Menurut PUTR, beberapa akar pohon telah merusak permukaan paving dan kerap mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang berolahraga di kawasan itu.

‎Penataan ulang ini, menurut dinas terkait, tidak hanya bertujuan memperluas area kegiatan publik, tetapi juga memastikan keamanan pengguna taman.

‎Akar pohon yang merusak jalur pedestrian menjadi salah satu pertimbangan utama dilakukannya pembenahan.

‎Revitalisasi Taman Bunga dialokasikan melalui APBD 2025 dengann menelan anggaran Rp 810.128.000.

‎Kepala Dinas PUTR Sumenep, Erik Susanto, menjelaskan bahwa penataan area selatan merupakan fase awal dari pembaruan Taman Bunga secara bertahap.

‎Ia mengungkapkan bahwa pekerjaan fisiknya telah dimulai sejak pekan lalu.

‎“Revitalisasi sudah kami mulai. Penebangan pohon di sisi selatan diperlukan untuk memperluas area sekaligus mempersiapkan pembangunan saluran air baru,” ujar dia, Kamis (24/12/2025).

‎Erik menyebut, setiap musim hujan area tersebut kerap tergenang sehingga pembangunan drainase baru menjadi kebutuhan mendesak.

‎Selain itu, Ia juga tengah memperbaiki paving yang rusak akibat akar pohon yang mencuat ke permukaan.

‎Kondisi tersebut telah lama dikeluhkan warga karena membahayakan aktivitas jogging maupun senam pagi.

‎“Perbaikan paving berjalan paralel dengan penataan lain. Banyak permukaan yang tidak lagi rata sehingga harus diganti demi kenyamanan dan keselamatan pengunjung,” imbuh Erik.

‎Ia berharap proses revitalisasi ini dapat mengembalikan fungsi Taman Bunga sebagai ruang publik yang rapi, ramah keluarga, serta representatif bagi masyarakat maupun wisatawan.

‎”Target kami seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung tanpa gangguan signifikan,”pungkasnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan