Sumenep Cetak Rekor, Investasi 2024 Lampaui Target Tembus Rp2,7 Triliun
NEWS DIMADURA, SUMENEP–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, mencatatkan pencapaian luar biasa dalam sektor investasi sepanjang tahun 2024.
Untuk pertama kalinya, nilai investasi yang masuk ke daerah ujung timur Pulau Madura ini menembus angka Rp2,7 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp2,5 triliun.
Keberhasilan tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Sumenep menaikkan target investasi untuk tahun 2025 menjadi Rp2,8 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Abd. Rahman Riadi, melalui Kepala Bidang Penanaman Modal, Herman Haryanto.
“Kami sangat yakin, target investasi tahun ini tidak hanya akan tercapai, tapi juga bisa dilampaui seperti tahun sebelumnya,” kata Herman, Rabu (9/4/2025).
Hingga awal Maret 2025, nilai investasi yang berhasil dihimpun sudah mencapai Rp1,3 triliun. Rinciannya, pada Januari sebesar Rp827,07 miliar, Februari Rp461,99 miliar, dan Maret Rp15,91 miliar.
Investasi tersebut berasal dari 1.556 unit usaha yang dikelola oleh 5.557 pelaku usaha.
Investasi tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari Sektor Ketenagalistrikan, Sektor Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan, Sektor Lingkungan Hidup & Kehutanan, Sektor Pertanian, Sektor Kelautan & Perikanan, Sektor Kesehatan, Sektor Obat dan Makanan, Sektor Perindustrian, Sektor Perdagangan & Reparasi, Sektor Perhubungan, Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi.
Adapun sektor-sektor lain yang turut berkontribusi meliputi Sektor Komunikasi dan Digital, Sektor Keuangan, Sektor Pariwisata, Sektor Pendidikan dan Kebudayaan, Sektor Pendidikan Tinggi, Sektor Agama dan Keagamaan, Sektor Ketenagakerjaan, Sektor Konstruksi, Sektor Pergudangan dan Peyimpanan, Sektor Perkoperasian dan UMKM, Jasa Lainnya.
Dengan capaian ini, kabupaten Sumenep sebagai salah satu daerah dengan iklim investasi yang terus tumbuh dan menjanjikan di Jawa Timur
Menurut Herman, sektor UMKM masih menjadi penyumbang terbesar dalam arus investasi ke Sumenep.
“Selain itu, seperti proyek pembangunan hotel, rumah sakit baru, tambak udang, dan sejumlah jenis usaha lain turut mendorong pertumbuhan yang positif,”pungkasnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow






