SUMENEP, DIMADURA–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai mematangkan persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 untuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Berbagai tahapan pembinaan dan latihan telah disiapkan agar seluruh anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada upacara kenegaraan 17 Agustus mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, mengungkapkan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan Paskibraka, mulai dari pelatih, jajaran Polres Sumenep, Kodim 0827/Sumenep, hingga tim medis dari Dinas Kesehatan.

"Koordinasi sudah kami lakukan bersama seluruh pihak terkait agar pelaksanaan latihan berjalan optimal. Semua unsur yang memiliki peran dalam pembinaan telah kami libatkan sejak awal," kata Yudha. Rabu (29/7/26). 

Sebanyak 75 pelajar terbaik hasil seleksi dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Sumenep akan bertugas sebagai anggota Paskibraka tahun ini. 

Mereka terdiri atas 70 peserta dari wilayah daratan dan lima peserta yang berasal dari kepulauan.

Menurut Yudha, latihan telah dimulai sejak beberapa waktu lalu melalui tahapan pra-pemusatan latihan. Saat ini kegiatan dipusatkan di GOR Ahmad Yani Sumenep, sedangkan menjelang pelaksanaan upacara seluruh latihan akan dipindahkan ke halaman Kantor Bupati Sumenep sebagai lokasi utama pengibaran bendera.

Selama masa pembinaan, Lanjut dia, peserta tidak hanya mendapatkan materi baris-berbaris dan kedisiplinan, tetapi juga pembekalan mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik. 

Pengaturan pola makan, waktu istirahat, hingga pemantauan kesehatan menjadi perhatian khusus agar seluruh anggota tetap prima hingga hari pelaksanaan.

"Kami ingin memastikan seluruh peserta dalam kondisi sehat. Karena itu, pola makan, pola tidur, dan kesehatan mereka terus dipantau agar tidak ada kendala ketika bertugas pada Hari Kemerdekaan," ujarnya.

Yudha menambahkan, proses latihan sejauh ini berlangsung lancar. 

Seluruh peserta dinilai mampu mengikuti instruksi pelatih dengan baik dan menunjukkan semangat serta disiplin yang tinggi selama mengikuti pembinaan.

"Hingga sekarang tidak ada kendala yang berarti. Anak-anak cepat beradaptasi dan mudah menerima arahan dari para pelatih," ucapnya.

Yudha menjelaskan, untuk pelaksanaan upacara HUT Ke-81 RI di Kabupaten Sumenep, konsep yang diusung dipastikan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. 

Peserta upacara tetap akan mengenakan pakaian adat sebagai simbol keberagaman budaya sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pihaknya juga memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan Paskibraka telah disiapkan, mulai dari seragam, sepatu, hingga atribut pendukung lainnya. 

Selama mengikuti latihan pagi dan sore hari, seluruh peserta juga mendapatkan konsumsi yang telah disediakan panitia.

Terkait anggaran pelaksanaan kegiatan, Yudha mengaku bahwa seluruh kebutuhan telah dialokasikan sebelumnya. 

Ia menjelaskan, bahwa hanya melanjutkan pelaksanaan program yang telah direncanakan agar seluruh rangkaian persiapan Paskibraka 2026 berjalan sesuai jadwal.

"Terkait anggaran, saya masih melakukan koordinasi karena baru menjabat di Bakesbangpol. Proses penganggarannya telah dilakukan sebelum saya bertugas di instansi ini," pungkasnya. ***