Menurut dia, sinergi seluruh unsur yang terlibat memungkinkan pelayanan kemanusiaan diberikan secara cepat, tepat, dan mengedepankan aspek keselamatan para korban.

Pol Ariek menyampaikan bahwa kehadiran Polri bersama pemerintah daerah, Basarnas, TNI, tenaga kesehatan, dan berbagai instansi terkait merupakan wujud komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada situasi darurat seperti insiden kebakaran kapal.

Ia juga mengungkapkan, seluruh rangkaian penerimaan korban di Pelabuhan Kalianget berlangsung aman, tertib, dan lancar. 

"Aparat bersama tim gabungan masih disiagakan untuk mengawal penanganan lanjutan para korban serta mendukung seluruh rangkaian operasi kemanusiaan pascakebakaran KM Mutiara Sentosa 2," ucap dia.

Dalam proses penerimaan itu, turut hadir Direktur Polairud Polda Jawa Timur Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jatim AKBP Budi Sulistyanto, Wakapolresta Sumenep Kompol Haris Darma Sucipto, jajaran pejabat utama Polresta Sumenep

Hadir pula, Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kepala BPBD Sumenep, Kepala Basarnas Sumenep, Kepala KSOP Pelabuhan Kalianget, serta personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, BMKG, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga insan media. ***