SUMENEP, DIMADURA–Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebagai rujukan dalam pengembangan tata kelola pendidikan dan pelestarian kebudayaan.
Melalui kunjungan kerja studi tiru, rombongan Pemerintah Kabupaten Brebes mempelajari berbagai program yang dinilai berhasil mengintegrasikan warisan budaya dengan sektor pendidikan serta pengembangan pariwisata.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes.
Rombongan disambut Wakil Bupati Sumenep, K. Imam Hasyim, di Paseban Agung Sultan Abdurrahman, Keraton Sumenep, Selasa (4/8/26).
Dalam kesempatan itu, Bupati Brebes Paramitha menyampaikan, Sumenep dipilih sebagai lokasi studi tiru karena dinilai memiliki kekayaan budaya yang terjaga dengan baik dan mampu menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah.
"Kami hari ini bersama Sekda, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata datang ke Kabupaten Sumenep untuk belajar mengenai pengelolaan pendidikan dan kebudayaan. Kami melihat Sumenep memiliki kekayaan budaya yang sangat unik dan luar biasa," kata Paramitha.
Menurut dia, ketertarikan Pemerintah Kabupaten Brebes terhadap budaya Madura telah tumbuh sejak beberapa tahun terakhir.
Bahkan pada 2025 lalu, Pemkab Brebes mengundang kesenian musik Uldaul dari Madura untuk tampil dalam sebuah agenda kebudayaan di Brebes.
"Tahun lalu kami mengundang pertunjukan musik Uldaul. Mudah-mudahan tahun ini kami kembali bisa menghadirkan kebudayaan dari Sumenep maupun Pamekasan agar masyarakat Brebes semakin mengenal kekayaan budaya Madura," jelasnya.
Selama kunjungan, rombongan juga mengunjungi berbagai situs sejarah, museum, dan peninggalan Kerajaan Sumenep.

