Perusahaan juga dapat berperan dalam pengembangan sumber daya manusia dan kegiatan sosial masyarakat.
"Ini menjadi sejarah awal bahwa keberadaan industri migas tidak hanya memikirkan bisnis, tetapi juga hadir untuk kegiatan kepramukaan di kepulauan," ujarnya.
Kwarcab Pramuka Sumenep, lanjut Wahyu, akan mendiskusikan keberlanjutan program itu.
Ia menilai langkah tersebut penting karena kebutuhan pembina Pramuka di Kabupaten Sumenep masih cukup tinggi.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengapresiasi partisipasi SKK Migas-KEI dalam mendorong penguatan Gerakan Pramuka, terutama di wilayah Kepulauan Sapeken.
Menurut Imam Hasyim, dukungan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan.
"Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KEI yang telah mendukung Gerakan Pramuka di wilayah Kepulauan Sapeken. Insyaallah bermanfaat untuk para guru di sana," kata Imam Hasyim.
Ia berharap dukungan serupa dapat dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lain yang menjalankan aktivitas usaha di Kabupaten Sumenep.
"Ke depannya, kami berharap KKKS yang beraktivitas di Sumenep juga bisa ikut berkontribusi untuk Pramuka," tuturnya.
Vice President Human Capital and Support KEI Iman Santoso menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pemkab Sumenep dan Kwarcab Pramuka Sumenep.

