Ia menambahkan, TBC merupakan penyakit menular yang dapat menyebar melalui udara.
Penularan terjadi ketika penderita TBC menular mengeluarkan percik renik atau partikel berukuran sangat kecil ke udara, terutama saat batuk atau berbicara.
“Penularannya sangat cepat melalui udara, melalui percik renik atau droplet nuclei,” tutur Syamsuri.
Karena itu, menurutnya deteksi dini dan penemuan kasus secara aktif menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian TBC di Kabupaten Sumenep. ***

