Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai paling lambat pada pertengahan Desember 2026.
“Target selesai sampai pertengahan Desember,” ucap dia.
Di tengah percepatan tersebut, DPRD Sumenep mengingatkan agar pelaksanaan program tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian target jumlah rumah.
Aspek ketepatan penerima dan mutu bangunan dinilai sama pentingnya.
Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri meminta pemerintah memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.
Pengawasan terhadap proses pembangunan juga diperlukan agar kualitas rumah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
M. Muhri menekankan pengerjaan harus segera dituntaskan karena musim hujan segera tiba.
"Tapi jangan lupa kualitas pekerjaannya juga harus diperhatikan, jangan sampai asal jadi,” tegas Muhri.
Dengan target penyelesaian pada pertengahan Desember, waktu pelaksanaan program relatif terbatas.
Pemerintah daerah dituntut menjaga keseimbangan antara percepatan pekerjaan, ketersediaan material, kualitas bangunan, dan ketepatan sasaran penerima bantuan. ****

