SUMENEP, DIMADURA — Sutradara Prosesi Penobatan Arya Wiraraja dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757, R.B. Mohammad Ramli, mengungkap keterlibatan Hendarti Antadewi, Kabid Pemasaran Pariwisata Disbudporapar Sumenep, dalam proses seleksi pemeran tokoh utama Arya Wiraraja.
Ramli menyebut Hendarti Anta Dewi merupakan salah satu pihak yang dimintai bantuan dalam proses penjaringan kandidat pemeran yang dilakukan secara manual dan kolektif karena waktu persiapan prosesi yang terbatas.
“Saya minta tolong ke salah satu pengurus seleksi itu, Mbak Dewi,” katanya, saat diwawancara, Kamis (1/10/2026).
Ramli menegaskan dirinya bukan ketua panitia kegiatan. Ia mendapat mandat sebagai sutradara yang menangani prosesi kedatangan Arya Wiraraja. Ketua panitia disebutnya Harli, guru SDN Pangarangan 2, sedangkan stage manager dijabat Andi Lala.
Dalam penjaringan pemeran, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi dilibatkan. Di antaranya SMA Negeri 1 Sumenep, SMA Negeri 2 Sumenep, MAN, SMP Negeri 1 Sumenep, UNIBA, UNIRA, UNIJA, serta Kacong Cebbing.
“Sebetulnya itu memang seharusnya diseleksi, tapi berhubung waktunya sangat mendesak, kami langsung nyaring secara kolektif, manual,” ujar Ramli.
Ia menjelaskan, penilaian terhadap kandidat dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari figur, fisik, kecakapan, pembawaan, hingga kesesuaian karakter dengan tokoh Arya Wiraraja.
Menurut Ramli, terdapat dua kandidat yang sempat dinilai memenuhi kriteria. Keduanya berasal dari UNIJA dan UNIRA. Namun, pada tahap akhir hanya satu orang yang ditetapkan sebagai pemeran utama, yakni kandidat dari UNIRA.
“Yang terpilih itu memang dua, tapi akhirnya yang terpilih dia satu orang saja, yang dari UNIRA,” katanya.
Ramli menyebut pemeran yang akhirnya dipilih adalah putra dari Kadisbudporapar Sumenep, inisial (I). Ia tinggal di Batuampar, Kabupaten Pamekasan, namun disebut memiliki garis keturunan Sumenep.

