SUMENEP – Jelang kontestasi Pemilu 2024 yang bakal digelar tanggal 14 Februari mendatang, TPC Ganjar Mahfud ajak warga Sumenep kulineran dengan bagi-bagi ribuan voucher makan gratis.
Vocher tersebut bisa ditukar dengan berbagai menu kuliner khas yang disediakan oleh para pelaku UMKM yang berderet sepanjang jalan dr. Soetomo Sutomo, mulai depan gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) hingga area depan Museum Keraton Sumenep.
Festival Kuliner Tradisional ini merupakan lanjutan acara Jalan-jalan Sehat Perjuangan (JJSP) yang mengusung tema “Sumenep Sat Set Membangun Indonesia†tadi pagi.
BACA JUGA:Â
- Rujak Kelang, Makanan Unik Khas Pesisir Branta Pamekasan
- Resep 8 Kuliner Unik Tradisional Khas Kota Bahari Sampang Madura
- Bukan Rolade, Inilah Onde-onde Khas Batang-batang Sumenep
Ketua DPC PDI-Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi sang istri, Nia Kurnia Fauzi, saat diwawancara sejumlah jurnalis (Foto: Mazdon/Arsip Dimadura)[/caption]
"Festival kuliner tradisional ini untuk seluruh masyarakat Sumenep tanpa terkecuali, meski bukan pendukung Ganjar-Mahfud," imbuhnya.
Selain menyambut Pemilu, kegiatan ini menurutnya juga untuk mengingatkan bahwa sesungguhnya Nusantara Indonesia memiliki ragam kuliner khas daerah, salah satunya adalalah kuliner tradisional khas Kabupaten Suemenep.
“Sumenep ini memiliki banyak kuliner yang tak kalah hebatnya dengan kuliner yang ada di kabupaten lain,†sebut Achmad Fauzi.
BACA JUGA:
- Potret Singkat M Faizi: Kiprah, Buku, Prestasi dan Pandangannya tentang Dunia Pendidikan
- 20 Poster Kata-kata Inspiratif Tokoh Dunia dalam Bahasa Madura
Dengan begini, masyarakat bisa bersama-sama merawat dan terus menggali potensi alam Sumenep sebagai bahan makanan khas daerah di ujung timur Pulau Madura. "Kuliner khas Sumenep ini istimewa. Ada kaldu kokot dan beberapa kuliner yang lain yang masuk warisan budaya kita,†ujarnya. [caption id="attachment_3672" align="aligncenter" width="730"]
Salah satu pelaku UMKM di Festival Kuliner Tradisional TPC Ganjar Mahfud, Bu Yana, yang menjual kuliner berupa pek-empek dan tahu bakso (Foto: Mazdon/Arsip dimadura.id)[/caption]
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM di Festival Kuliner TPC Ganjar Mahfud Sumenep, Bu Yana, mengaku kekurangan stok dagangannya yang berupa empek-empek dan tahu bakso.
"Sejak tadi pagi buka sudah banyak yang terjual, kehabisan barang ini. Tadi pagi aja habis sekitar 400 sekian pcs," ungkapnya kepada media ini.
BACA JUGA: Inilah 4 Mahluk Gaib Penjaga Situs Keramat di Pulau Gili Labak
"Kita jualan empek-empek dan tahu bakso aja. Kalau yang empek-empek itu ada yang kotak-kotak, genyer dan ada kapal selam. Sudah habis semua ya," katanya menambahkan. Di Festival Kuliner TPC Ganjar Mahfud Sumenep ini, pelaku UMKM dengan brand Omah Jangkar itu mengaku bekerjasama dengan UMKM Aksara Kopi dan UMKM milik Pemerintah Kabupaten setempat. "Kita bermitra," katanya.***

