dimadura
Beranda Tomang Sumenep Komisi I DPRD Sumenep Wanti-wanti Camat Kades soal MBG

Komisi I DPRD Sumenep Wanti-wanti Camat Kades soal MBG

Foto: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Khairul Anwar. (Ari/Doc. Dimadura)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1‎NEWS SUMENEP, DIMADURA–Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menekankan pentingnya peran aktif aparatur di tingkat kecamatan dan desa dalam mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tanpa harus menunggu instruksi dari kepala daerah.

‎Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Khairul Anwar, menyatakan bahwa camat dan kepala desa memiliki posisi strategis karena berada langsung di wilayah pelaksanaan program.

‎Dengan kedekatan tersebut, mereka dinilai memiliki tanggung jawab moral sekaligus kewenangan untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

‎Menurut Khairul, pengawasan terhadap program pemerintah tidak semestinya hanya bertumpu pada pemerintah kabupaten.

‎Keterlibatan unsur pemerintahan di tingkat bawah justru menjadi faktor penting dalam mendeteksi potensi kendala di lapangan sejak dini.

‎Ia menilai, pola kerja birokrasi yang masih menunggu instruksi justru dapat menghambat percepatan pelaksanaan program. Oleh karena itu, aparatur di daerah diminta untuk lebih proaktif dalam menjalankan fungsi pengawasan.

‎“Karena mereka berada di wilayah masing-masing, seharusnya bisa langsung mengambil peran. Tidak perlu menunggu perintah untuk memastikan program berjalan dengan baik,” tegas dia.

‎Lebih lanjut, Khairul mendorong terciptanya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dalam mendukung keberhasilan Program MBG.

‎Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci agar tujuan program, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat terutama kelompok rentan, dapat tercapai secara optimal.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya inisiatif dan rasa tanggung jawab bersama dari seluruh pihak yang terlibat.

‎Menurut dia, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat atas, tetapi juga oleh keseriusan pelaksanaan di tingkat bawah.

‎“Semua pihak harus bergerak bersama dan tidak hanya menunggu arahan. Inisiatif di lapangan sangat dibutuhkan demi kepentingan masyarakat,” jelas Khairul.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan