Komisi I DPRD Sumenep Wanti-wanti Camat Kades soal MBG
NEWS SUMENEP, DIMADURA–Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menekankan pentingnya peran aktif aparatur di tingkat kecamatan dan desa dalam mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tanpa harus menunggu instruksi dari kepala daerah.
Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Khairul Anwar, menyatakan bahwa camat dan kepala desa memiliki posisi strategis karena berada langsung di wilayah pelaksanaan program.
Dengan kedekatan tersebut, mereka dinilai memiliki tanggung jawab moral sekaligus kewenangan untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurut Khairul, pengawasan terhadap program pemerintah tidak semestinya hanya bertumpu pada pemerintah kabupaten.
Keterlibatan unsur pemerintahan di tingkat bawah justru menjadi faktor penting dalam mendeteksi potensi kendala di lapangan sejak dini.
Ia menilai, pola kerja birokrasi yang masih menunggu instruksi justru dapat menghambat percepatan pelaksanaan program. Oleh karena itu, aparatur di daerah diminta untuk lebih proaktif dalam menjalankan fungsi pengawasan.
“Karena mereka berada di wilayah masing-masing, seharusnya bisa langsung mengambil peran. Tidak perlu menunggu perintah untuk memastikan program berjalan dengan baik,” tegas dia.
Lebih lanjut, Khairul mendorong terciptanya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dalam mendukung keberhasilan Program MBG.
Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci agar tujuan program, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat terutama kelompok rentan, dapat tercapai secara optimal.
Ia juga mengingatkan pentingnya inisiatif dan rasa tanggung jawab bersama dari seluruh pihak yang terlibat.
Menurut dia, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat atas, tetapi juga oleh keseriusan pelaksanaan di tingkat bawah.
“Semua pihak harus bergerak bersama dan tidak hanya menunggu arahan. Inisiatif di lapangan sangat dibutuhkan demi kepentingan masyarakat,” jelas Khairul.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




