Menengok Program Pengabdian UNIBA Madura di Bulan Ramadan 1446 Hijriah
NEWS DIMADURA, SUMENEP – UNIBA Madura menghadirkan program Ramadan Bersama sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menggabungkan ilmu dan keimanan dalam satu nafas kebersamaan di Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah.
Menjelang waktu berbuka, suasana di halaman kampus terasa lebih hidup. Mahasiswa, dosen, dan sejumlah masyarakat sekitar duduk bersama dalam kehangatan.
Sebelum beduk Maghrib tiba, hidangan sederhana hasil donasi karyawan kampus ditata rapi di depan Musala Al-Qasas UNIBA Madura, sementara lantunan ayat suci terus digemakan—menambah ketenangan bagi mereka yang menunggu azan Magrib.
Kepala LPPM UNIBA Madura, Achmad Zuhri, menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan menghadirkan nilai-nilai Ramadan yang lebih mendalam.
Program Ramadan Bersama ini, jelas Zuhri, sengaja dirancang sebagai ruang bagi para dosen untuk berbagi ilmu dalam kultum.
“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin menjadikan kampus sebagai tempat berbagi, tidak hanya dalam bentuk makanan, tetapi juga ilmu dan kebersamaan,” katanya, Kamis (13/3) petang.
Saat azan berkumandang, suasana mendadak hening. Kurma dan segelas teh hangat menjadi pembuka, diikuti hidangan utama hasil donasi sukarela para karyawan kampus.
Tidak ada batas antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat, semuanya duduk bersama, berbagi cerita dan kebahagiaan.

Selepas berbuka, mereka melaksanakan sholat Magrib, Isya dan Tarawih berjamaah. Usai ibadah, kultum menjadi sesi yang paling dinanti.
Para dosen memberikan ceramah dengan pendekatan yang lebih aplikatif, menghubungkan nilai-nilai Ramadan dengan keilmuan yang mereka kuasai.
“Dosen manajemen, misalnya, mengaitkan kejujuran dalam bisnis dengan ajaran Ramadan, sehingga pesan agama terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari,” simpul Zuhri mencontohkan.
Melalui program ini, UNIBA Madura hendak mempererat kebersamaan di lingkungan kampus, sekaligus juga menghadirkan semangat berbagi yang lebih luas.
“Harapannya, nilai-nilai ilmu dan keimanan yang tertanam selama Ramadan dapat terus hidup dalam keseharian masyarakat,” pungkasnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow






