"Hati-hati, kita mau dimain-mainkan nih. Mereka sedang menguji kekompakan kita. Saya sampaikan, saya tidak akan mundur sejengkal pun kepada orang-orang yang ingin merusak partai. Jangan uji nyali kita," ucapnya.

Bahlil menegaskan, langkah hukum yang akan ditempuh bukan semata-mata untuk membela kepentingan pribadinya.

Ia menilai tuduhan tanpa bukti dapat memengaruhi persepsi publik terhadap dirinya sekaligus merugikan partai yang dipimpinnya.

Karena itu, ia meminta pihak yang menyebut dirinya terlibat dalam perkara penyadapan Presiden Prabowo agar menunjukkan bukti atau menarik tuduhannya melalui klarifikasi.

Bagi Bahlil, persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan dengan bantahan. 

"Kami ingin pihak yang menyebarkan tudingan dapat mempertanggungjawabkan informasi yang telah beredar di ruang publik," tegasnya. ***