Kegiatan tersebut melibatkan pelukis dari sejumlah daerah, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Gresik, Lamongan, Lawang, Salatiga, Surakarta, Ambarawa, Semarang, Madura, Bandung, hingga Bali.
Kehadiran Syifa dalam acara pembukaan diharapkan turut memperkenalkan potensi generasi muda Sumenep di bidang seni sekaligus memperluas ruang partisipasi anak dalam kegiatan kebudayaan.
Melalui pertemuan para pelukis lintas agama dan daerah, pameran ini juga membawa pesan tentang pentingnya merawat toleransi, menghargai keberagaman, serta menjadikan seni sebagai ruang perjumpaan yang menyatukan perbedaan. ***

