SPENSA Tampilkan Karya Kreatif di Festival Sepeda Hias Sumenep 2025
NEWS SUMENEP, DIMADURA – Suasana jalanan kota Sumenep mendadak semarak saat SMPN 1 Sumenep (SPENSA) menampilkan karya sepeda hias pada Festival Sepeda Hias 2025, Minggu (24/08/2025).
Dengan balutan warna silver-biru berkilau dan ukiran tiga dimensi penuh detail, sepeda hias SPENSA berhasil mencuri perhatian masyarakat maupun tamu kehormatan yang hadir.
Sorak kagum penonton pecah ketika rombongan SPENSA melintas di jalur parade. Hendri (35), warga asal Kolor, mengaku terkesima dengan penampilan tersebut.
“Ini bukan sekadar sepeda hias, tapi seperti karya pameran internasional. Kelasnya beda jauh dari yang lain,” ujarnya sambil mengabadikan momen melalui kamera ponselnya.
Apresiasi tidak hanya datang dari warga, tetapi juga jajaran forkopimda yang turut menyaksikan. Seorang kepala dinas bahkan menyebut SPENSA menghadirkan sesuatu yang istimewa.
“Mereka menghadirkan paket lengkap: estetika, kreativitas, dan kejutan. Tidak heran semua mata tertuju pada SPENSA,” katanya.
Kepala SMPN 1 Sumenep, Syaiful Rahman Dasuki, S.Pd., M.M.Pd., menegaskan bahwa keikutsertaan ini adalah bukti nyata semangat para siswa untuk terus berkreasi. Menurutnya, SPENSA ingin menghadirkan lebih dari sekadar parade.
“Anak-anak bukan hanya menampilkan seni, tetapi juga menyalakan kebanggaan. Kreativitas mereka menjadikan SPENSA sebagai ikon yang selalu ditunggu di setiap ajang,” ujarnya.
Festival Sepeda Hias 2025 digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) 0827 Sumenep menghadirkan agenda tahunan ini sebagai ruang kreativitas masyarakat.
Start parade berlangsung di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jalan Jenderal Sudirman, dan finish di Lapangan Gotong Royong.
Tahun ini, sebanyak 31 peserta dari berbagai jenjang pendidikan ikut ambil bagian. Mereka berasal dari Sekolah Dasar (SD) sederajat hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.
Panitia memilih lima penyaji terbaik di masing-masing kategori, yaitu SD/MI dan SMP/MTs, serta menentukan juara umum dan juara favorit.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan dukungannya terhadap acara ini. Menurutnya, festival sepeda hias tidak hanya bernilai hiburan, tetapi juga sarat makna kebersamaan.
“Festival sepeda hias ini menjadi wujud semangat gotong royong dan cinta tanah air masyarakat. Kami harap kegiatan ini menginspirasi kita semua untuk terus menjaga persatuan dan merawat semangat kemerdekaan,” ujarnya.
Lebih jauh, Achmad Fauzi menilai kegiatan ini juga mampu mendorong sektor ekonomi kreatif.
“Sepeda hias bukan hanya sekadar parade. Dari sini kita melihat bagaimana ide kreatif masyarakat bisa mendukung perekonomian, mulai dari pengerajin, dekorator, hingga penyedia bahan hiasan. Semua bergerak dan mendapatkan manfaat,” jelasnya.
Panitia penyelenggara dari FKPPI 0827 Sumenep, Enny Sufaini, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan pahlawan kepada generasi muda.
“Kami ingin membumikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa melalui karya nyata. Festival ini salah satunya,” tuturnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




