5. Bibir
Bibir manis perempuan cantik adalah bibir yang tidak tipis dan tidak terlalu tebal. Ukurannya seperti seiris daging buah jeruk.
Sebagaimana dalam oca' pangalem bahasa Madura, "Bibirrâ akadhiyâ jherruk salonè". (Bibirnya seperti seiris daging buah jeruk).
Dalam oca' pangalem lain disebutkan "akadhiyâ manggis karèngngat". (Bibir perempuan itu layaknya biji kecil daging manggis.
6. Pipi
Dalam oca' pangalem bahasa Madura disebutkan, "Pèpèna ngalompang atau kèto’ pèpè lessong, pipinya seumpama dua belah bibit kelompang. Pipi yang tidak kèlpong (tidak cekung) dan tidak tembem (cembung); agak montok dan menggemaskan.
7. Dahi
Ada dua oca' pangalem yang cocok untuk mendeskripsikan dahi yang bagus.
Pertama, Ḍâina mènco’ kaá¸ungá¸ung (dahi yang menyerupai separuh oval buah kedongdong).
Kedua, Ḍâina ngapèthèng, yakni dahi yang menyerupai tubuh kepiting. Dengan kata lain, dahi tersebut berukuran setengah cembung, mulus dan tidak mengerut.
8. Hidung
Tidak hanya mancung, hidung yang bagus menurut orang Madura adalah hidung yang tidak kecil dan tidak pula melebar.
Orang Madura mengistilahkannya dengan: Èlongnga merrèt, narcèng (hidung mancung nan menukik).
Artinya, selain hidung tersebut mancung tetapi tidak mergà ng (berlubang besar seperti orang bersila). Singkatnya, ujung hidung itu sedikit menonjol di atas lubang hidung.
