Orang Melayu mambahasakannya dengan mata bola pingpong. Cara mata itu melihat menunjukkan penglihatan yang sempurna.

3. Alis

Alis yang bagus menurut orang Madura dapat digambarkan dengan bulu alis nan lebat, tajam, dan terpahat rapi.

Pada oca' pangalem bahasa Madura disebutkan dengan istilah: Alessa anḍâun mèmbhâ (alisnya lebat seperti daun pohon soekarno).

Jika diibaratkan pada sebuah daun, alis tersebut adalah daun pohon soekarno, dimana dari ujung batang hidung ke samping kanan dan ke kiri, bentuk alis tersebut semakin lancip.

Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal istilah ‘seperti semut beriring’. Kita bayangkan bagaimana formasi saat semut berjalan dan berbaris, seperti itulah lebat bentuk alis yang bagus.

4. Bulu mata

Bulu mata yang bagus adalah bulu alis yang sedikit mendongak ke atas menyerupai bentuk bunga tanjung. Harum bunga ini wangi dan sedap.

Sebagaimana diucapkan dalam oca' pangalem bahasa Madura, "Bulu kèjhâ’na nyekkar tanjhung, maletthèt". Artinya, bulu matanya lentik seperti bunga tanjung yang telah mekar sempurna.

Dalam tradisi orang Madura, ada dua cara bagaimana agar bulu alis seorang anak bisa lentik. Hal itu bisa diupayakan sejak bayi.

Cara pertama, sehabis dimandikan, biasanya para orantua akan meniup bulu alis bayinya dari mata ke arah atas. Hal itu rutin dilakukan setiap usai dimandikan agar kelak bulu alis tersebut sedikit mendongak ke atas.

Cara kedua, rutin mencukur bulu alis sejak kecil, dilakukan setiap minggu atau setengah bulan sekali. Maka seiring beranjaknya waktu, bulu alis akan tumbuh semakin lentik.