19. Paha

Pokangnga ambâru loros. Artinya, paha perempuan cantik itu seperti ranting pohon waru yang terkelupas kulitnya, putih dan mulus.

20. Tumit

Tombeddhâ nellor mano’ (tumit wanita cantik seperti telur burung, kecil, berbentuk elips, bulat lancip).

Konon, bentuk tumir seorang perempuan menjadi tanda bagi bentuk dan ukuran mr. v-nya.

21. Kaki

Sokona nyangkèr, bâḍâ bhârumana. Kaki wanita cantik itu seperti cangkir, melengkung dan berongga.

Konon, mereka yang kakinya tidak berongga pada bagian alasnya (rata), diyakini orang itu tidak akan mampu berjalan jauh. Orang Madura menyebutnya, “lèmbher” (mudah jatuh).

22. Badan

Ada banyak oca' pangalem untuk badan atau tubuh wanita cantik. Namun demikian, di sini penulis hanya akan menjelaskan dua saja.

Pertama, Bhâdhânna bu’-lembu’ kata’. Boleh dibayangkan, bagaimana kesannya saat kita diminta untuk memegang kodok. Hmm..

Kedua, Parabâ’ânna panḍâ’ ḍumè’. Parabâ’ân maksudnya karakter tubuh, sementara pandâ’ dumè’ berarti ukuran badannya tidak pendek (cebol) dan tidak pula terlalu tinggi, tidak lonjor seperti landâur (manusia raksasa).

Demikian, wanita yang disebut cantik setidaknya memiliki anggota tubuh dengan salah satu dari 22 kriteria di atas.

Akan tetapi, keterpenuhan 22 kriteria tersebut tidaklah cukup. Mereka yang cantik menurut orang Madura juga harus memiliki sifat lahir sebagai berikut.