SUMENEP, DIMADURA–Yayasan Ar-Rahman, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, menggelar pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat dalam rangka Haflatul Imtihan ke-61.
Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Klinik Utama Sumenep sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, pada Kamis (30/7/2026).
Layanan kesehatan itu terbuka untuk umum, tidak hanya diperuntukkan bagi santri, siswa, maupun wali murid Yayasan Ar-Rahman.
Masyarakat dari berbagai desa turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mata mereka.
Ketua Panitia Haflatul Imtihan, Abd. Kholiq, mengatakan antusiasme masyarakat mengikuti pemeriksaan mata gratis melebihi perkiraan panitia.
Menurut dia, banyak warga datang dengan berbagai keluhan terkait kesehatan mata sehingga layanan tersebut dinilai sangat bermanfaat.
"Alhamdulillah, jumlah peserta di luar perkiraan kami. Ternyata masyarakat sangat antusias mengikuti pemeriksaan mata gratis ini dengan berbagai macam keluhan yang mereka alami," ujar Abd. Kholiq.
Ia menjelaskan, panitia sengaja membuka pendaftaran bagi masyarakat umum tanpa membatasi asal desa peserta.
Langkah tersebut dilakukan agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh warga di sekitar wilayah Kecamatan Ganding maupun daerah lainnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ar-Rahman, K.R. Zainur Ridha, mengatakan kegiatan sosial di bidang kesehatan telah menjadi bagian dari program tahunan yayasan.
Menurut dia, keberadaan lembaga pendidikan tidak hanya berfokus pada pembinaan santri, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
"Kegiatan seperti ini memang sudah kami rencanakan dan menjadi bagian dari program tahunan pesantren. Kami ingin keberadaan Yayasan Ar-Rahman tidak hanya memberikan manfaat bagi para santri, tetapi juga bagi masyarakat di lingkungan sekitar," katanya.
Zainur berharap kegiatan pelayanan sosial serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih beragam sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat.
"Kami harap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan," pungkasnya. ***

