Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut, lanjutnya, para pekerja menjalani skrining kesehatan secara menyeluruh.

"Pemeriksaan ini meliputi kondisi indera, hipertensi, jiwa, gilut dan kadar gula darah sebagai deteksi diabetes, hingga berbagai pemeriksaan dasar lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta," jelasnya.

dr. Riza menambahkan, Puskesmas Rubaru telah berkoordinasi dengan pengelola SPPG dan mendapat sambutan positif terhadap pelaksanaan program tersebut.

Apabila hasil pemeriksaan menemukan indikasi gangguan kesehatan, ia menegaskan tenaga medis akan segera melakukan tindak lanjut melalui sistem rujukan internal maupun pemeriksaan lanjutan sesuai usia dan kondisi pasien.

"Semua tindak lanjut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter. Jika ditemukan masalah kesehatan, pasien akan mendapatkan pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan karena pelayanan kami kini telah berbasis ILP (integrasi layanan primer)," tuturnya.

Sebelum menyasar sektor eksternal, Puskesmas Rubaru juga telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala bagi seluruh sumber daya manusia (SDM) di lingkungan internal sebagai bagian dari implementasi Program K3.

Ke depan, kata dr. Riza, pelayanan serupa akan terus diperluas ke berbagai kelompok pekerja di Kecamatan Rubaru, termasuk sektor pertanian, hingga lingkungan kerja lainnya.

"Kami berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai program yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat. Harapan kami, kehadiran Puskesmas Rubaru semakin dirasakan masyarakat sebagai mitra yang selalu hadir menjaga kesehatan para pekerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong terciptanya masyarakat Rubaru yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan," pungkasnya. ***