SUMENEP, DIMADURA–Puskesmas Rubaru, Kabupaten Sumenep, terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar, tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi para pekerja di berbagai sektor.
Upaya itu diwujudkan melalui optimalisasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dipadukan dengan kegiatan Usaha Kesehatan Kerja (UKK) dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Program tersebut tidak hanya diterapkan bagi tenaga kesehatan di lingkungan puskesmas, tetapi juga diperluas kepada berbagai kelompok pekerja di wilayah Kecamatan Rubaru.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Sabtu (1/8/2026) disekitar puskesmas Rubaru.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola agar layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya kelompok pekerja yang memiliki aktivitas rutin setiap hari.
Kepala Puskesmas Rubaru, dr. Riza Wulandari Hariyani, mengatakan Program K3 sebenarnya merupakan program wajib yang dimiliki setiap puskesmas. Namun, Puskesmas Rubaru berupaya mengoptimalkan implementasinya agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami ingin memastikan program K3 tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi benar-benar hadir di setiap lingkungan kerja di Kecamatan Rubaru, mulai dari kelompok petani, pekerja pabrik hingga SPPG. Bulan ini kami menyasar kegiatan di SPPG karena di tempat inilah makanan bergizi diproduksi untuk anak-anak sekolah. Tentu kami ingin para pekerja yang mengolah makanan tersebut berada dalam kondisi sehat," ucap dr. Riza, Sabtu (1/8/26).
Menurut dia, kegiatan UKK di SPPG melibatkan berbagai program kesehatan yang dimiliki Puskesmas Rubaru.
Integrasi tersebut dilakukan agar satu kegiatan mampu mendukung pencapaian sejumlah program pelayanan kesehatan sekaligus.
"Kami memiliki beberapa program di puskesmas. Karena itu, kegiatan K3 kami integrasikan dengan UKK dan Cek Kesehatan Gratis. Jadi bukan hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas, tetapi kami juga mendatangi mereka sehingga cakupan pelayanan menjadi lebih luas," ungkap dr. Riza.
Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut, lanjutnya, para pekerja menjalani skrining kesehatan secara menyeluruh.
"Pemeriksaan ini meliputi kondisi indera, hipertensi, jiwa, gilut dan kadar gula darah sebagai deteksi diabetes, hingga berbagai pemeriksaan dasar lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta," jelasnya.
dr. Riza menambahkan, Puskesmas Rubaru telah berkoordinasi dengan pengelola SPPG dan mendapat sambutan positif terhadap pelaksanaan program tersebut.
Apabila hasil pemeriksaan menemukan indikasi gangguan kesehatan, ia menegaskan tenaga medis akan segera melakukan tindak lanjut melalui sistem rujukan internal maupun pemeriksaan lanjutan sesuai usia dan kondisi pasien.
"Semua tindak lanjut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter. Jika ditemukan masalah kesehatan, pasien akan mendapatkan pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan karena pelayanan kami kini telah berbasis ILP (integrasi layanan primer)," tuturnya.
Sebelum menyasar sektor eksternal, Puskesmas Rubaru juga telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala bagi seluruh sumber daya manusia (SDM) di lingkungan internal sebagai bagian dari implementasi Program K3.
Ke depan, kata dr. Riza, pelayanan serupa akan terus diperluas ke berbagai kelompok pekerja di Kecamatan Rubaru, termasuk sektor pertanian, hingga lingkungan kerja lainnya.
"Kami berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai program yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat. Harapan kami, kehadiran Puskesmas Rubaru semakin dirasakan masyarakat sebagai mitra yang selalu hadir menjaga kesehatan para pekerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong terciptanya masyarakat Rubaru yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan," pungkasnya. ***

