Hendri Hartono menjadi Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, sedangkan Hery Kushendrawan menjabat Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika.

Di BPBD, Johny Eriyanto mendapat jabatan Kepala Sub Bagian Umum, Kearsipan dan Kepegawaian. Mohammad Feryadi menjadi Kepala Seksi Rekonstruksi dan Singgih Andi Purwoto sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Sementara Fitri Dwi Cahyani mendapat jabatan Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pengelolaan Aset Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Tujuh Sekcam dengan Tugas Baru

Tujuh pejabat bergeser ke posisi sekretaris kecamatan:

  • Widy Yogatama — Sekretaris Kecamatan Guluk-Guluk.
  • Akhmad Jufri — Sekretaris Kecamatan Kalianget.
  • Rahmad Baharudin — Sekretaris Kecamatan Talango.
  • Rasadi — Sekretaris Kecamatan Saronggi.
  • Andy Ricky Kurniawan — Sekretaris Kecamatan Bluto.
  • Hariyadi — Sekretaris Kecamatan Masalembu.
  • Mohamad Syafei — Sekretaris Kecamatan Kangayan.

Selain itu, Soepardi diangkat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Kalianget. Erfin Sukayati dipercaya sebagai Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Kota Sumenep.

Peran Sekda di Penataan ASN

Sekadar informasi, posisi Sekda tidak memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan mutasi atau rotasi pejabat, karena kewenangan formal sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian berada pada Bupati sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, posisi Sekda tetap sangat strategis dalam proses penataan ASN karena menjadi pengoordinasi administrasi pemerintahan dan perangkat daerah, termasuk memberikan pertimbangan kepada kepala daerah terkait kebutuhan organisasi, pembinaan aparatur, serta penempatan pejabat sesuai kompetensi dan kinerja.

Dalam penataan ASN, Sekda berperan membantu kepala daerah dalam koordinasi administrasi pemerintahan, pembinaan aparatur, dan pengoordinasian perangkat daerah.