Ia juga meminta keterbukaan menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Diskominfo. Setiap persoalan, mulai dari kendala teknis, keterbatasan sarana dan prasarana hingga penentuan skala prioritas program, perlu dibahas bersama.
“Semua harus terbuka, kita carikan solusi bersama. Baik masalah teknis, fasilitas sapras, maupun skala prioritas untuk dilaksanakan. Kuncinya kita harus mau banyak belajar untuk meningkatkan kualitas dan potensi diri agar lebih baik lagi,” pungkas Indra Wahyudi.
Rapat staf tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap kinerja periode sebelumnya. Jajaran Diskominfo membahas rencana kerja serta target yang akan dijalankan ke depan.
Indra mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kemampuan dan potensi diri. Menurutnya, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja organisasi.
Sementara itu, Hery menilai penguatan budaya kerja dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk kedisiplinan dalam mengikuti apel dan menjalankan tugas sehari-hari.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian masukan dari para karyawan dan karyawati Diskominfo Sumenep.
Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan langkah dalam menjalankan agenda organisasi ke depan. ***

