“Alhamdulillah dengan izin Allah SWT bisa mendonor darah 54X,” ujarnya.

Menurut Adi, donor darah memberikan manfaat bagi pendonor sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Karena itu, ia berharap semakin banyak warga Sumenep bersedia menjadi pendonor sukarela.

“Donor darah itu menyehatkan diri sendiri dan bisa membantu sesama yang membutuhkan,” katanya.

Adi juga menilai PMI Sumenep mengalami perkembangan sejak dipimpin Edy Rasiyadi. Ia mengatakan ketersediaan stok darah juga berkaitan dengan kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor.

“PMI Sumenep semenjak di komandani bpk Edy banyak perkembangan, mengenai kekurangan stok darah bukan kesalahan PMI Sumenep, tapi kesadaran masyarakat Sumenep kurang enggan mau berdonor darah,” tuturnya.

Ia berharap donor darah semakin menjadi kebiasaan masyarakat dan tidak bergantung pada momentum tertentu.

“Doror itu menyehatkan diri sendiri dan bisa membantu sesama,” akunya.***