SUMENEP, DIMADURA – Pengukuhan pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep periode 2026–2031 di Hotel Myze, Kamis (8/10), menyisakan keluhan mengenai perbedaan fasilitas konsumsi bagi undangan.
Di tengah pesan tentang kemaslahatan umat yang disampaikan Ketua DPC PKB Sumenep, M. Kamalil Ersyad, undangan non-VIP disebut hanya memperoleh air mineral kemasan gelas merek Chellep.
Sebagaimana pantauan di lokasi, memang terdapat perbedaan penyediaan konsumsi antara tamu VIP dan undangan non-VIP.
Tamu kategori VIP, termasuk jajaran pengurus DPW dan DPC PKB, disebut memperoleh fasilitas konsumsi berbeda. Sementara itu, undangan non-VIP hanya mendapatkan air mineral kemasan gelas merek Chellep.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pengukuhan berlangsung di hotel berbintang empat dan dihadiri kader serta undangan partai.
Seorang kader PKB Sumenep yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menilai, semangat kemaslahatan dan keberpihakan kepada masyarakat semestinya tercermin sejak lingkungan internal partai.
“Kalau PKB bicara kemaslahatan umat dan keberpihakan kepada rakyat, semangat itu seharusnya dimulai dari internal partai sendiri. Setiap kader dan undangan perlu dihargai, tanpa harus dibedakan berdasarkan status atau posisi,” ujarnya kepada media ini, Jumat (9/10).
Menurutnya, pengukuhan pengurus baru semestinya menjadi momentum memperkuat solidaritas dan rasa memiliki di antara kader.
Perbedaan fasilitas, kata dia, berpotensi menimbulkan kesan bahwa penghargaan terhadap undangan bergantung pada kategori atau kedudukan mereka.
“Pengukuhan ini mestinya menjadi momentum menyatukan kader. Jangan sampai ada kesan bahwa penghargaan terhadap undangan dibedakan berdasarkan kategori. Kalau ingin membangun partai yang kuat, rasa memiliki dan kebersamaan harus dijaga,” katanya.

