PAMEKASAN, DIMADURA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyatakan siap mengawal penyiapan dokumen usulan Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat menerima audiensi Karsana Muda Madura (KAMURA) di Rumah Dinas Bupati, kompleks Pendopo Ronggosukowati, Rabu (16/9/2026).

Audiensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan KAMURA ke empat pemerintah kabupaten di Madura untuk mematangkan dokumen usulan KEK Tembakau.

Sehari sebelumnya, Selasa (15/9/2026), rombongan KAMURA diterima Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Ja'far. Dalam pertemuan itu, ia mengingatkan pentingnya menghindari ego sektoral di antara empat kabupaten di Madura.

Ia juga mendorong agar pengembangan tembakau tidak berhenti pada produksi bahan baku, tetapi diarahkan hingga pengembangan industri.

Pada hari yang sama dengan audiensi di Pamekasan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan kesiapan menyediakan lahan seluas 30 hektare di wilayah Patean.

Dalam audiensi tersebut, Kholilurrahman menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan dalam mendorong terwujudnya KEK Madura.

“Silaturahmi telah menumbuhkan semangat baru,” ujarnya.

Menurut Kholilurrahman, Pemkab Pamekasan sejak awal mendukung rencana tersebut dan siap terlibat dalam proses pengusulannya.

“Kami ikut mengawal agar ini sukses. Berdirinya KEK di Madura adalah visi dan keinginan kita bersama,” tegasnya.