PKDI Lahir, Kadis PMD Sumenep Ingatkan Kepala Desa Soal Komitmen dan Dampak
NEWS SUMENEP, DIMADURA – Lahirnya Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) menjadi momen penting bagi seluruh kepala desa di Sumenep. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengingatkan agar perubahan ini tak hanya simbolik, tapi diiringi peningkatan komitmen dan dampak nyata bagi masyarakat desa.
“Ini saatnya para kepala desa menunjukkan kompetensi dan komitmen. Kita ingin desa-desa di Sumenep semakin maju dan berdaya,” tegas Anwar, Kamis (15/5/2025).
Ia menilai, PKDI harus mampu menjelma sebagai jembatan kepentingan kepala desa dalam memberikan pelayanan terbaik dan mendorong pembangunan yang langsung dirasakan warga.
Selain itu, PKDI diharapkan menjadi penggerak penguatan Koperasi Desa Merah Putih serta berbagai program strategis, mulai dari ketahanan pangan hingga profesionalisasi aparatur desa.
Pernyataan Anwar disampaikan menyusul Musyawarah Khusus yang digelar Rabu (14/5/2025) di Kantor DPMD Sumenep, yang menyepakati transformasi AKD menjadi PKDI.
Dalam forum tersebut, Abdul Hayat, Kepala Desa Pinggirpapas, terpilih sebagai Ketua PKDI Kabupaten Sumenep.
“Transformasi ini kami sepakati demi memperkuat peran kelembagaan desa agar lebih nasionalis dan profesional,” kata Abdul Hayat usai terpilih.
Sementara itu, mantan Ketua AKD, Miskun Legiono, yang juga Kepala Desa Pangarangan, kini didapuk sebagai Penasehat PKDI. Atas dedikasinya selama memimpin AKD, Anwar turut menyampaikan apresiasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua AKD sebelumnya, Bapak Miskun Legiono, atas dedikasi dan sinerginya selama ini,” ujarnya.
Struktur kepengurusan PKDI kini tengah disusun. Organisasi baru ini diharapkan segera tampil lebih solid, adaptif, dan siap menjawab tantangan pembangunan desa yang terus berkembang.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow






