Karena itu, lanjut Ahmad, penanganan persoalan itu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Lumajang Idea mengajak pemerintah, pihak swasta, serta masyarakat yang memiliki kepedulian sosial untuk bersama-sama memperluas jangkauan distribusi air bersih ke wilayah yang membutuhkan.
“Kami juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun para dermawan, untuk berkolaborasi memperluas jangkauan bantuan air bersih ini selama musim kemarau masih berlangsung,” jelas Ahmad.
Di lokasi penyaluran, warga menyambut bantuan itu dengan membawa berbagai wadah, seperti jerigen dan ember.
Mereka antre untuk mendapatkan air yang akan digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Bagi warga di wilayah yang sumber airnya mulai mengering, distribusi air tangki menjadi salah satu penopang untuk menjaga ketersediaan air selama kondisi kekeringan berlangsung.
Ahmad menambahkan akan terus memantau wilayah lain di Kabupaten Lumajang yang berpotensi mengalami kondisi serupa.
"Bantuan lanjutan juga kami siapkan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Sekadar informasi, Lumajang Idea merupakan lembaga sosial dan kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat, respons tanggap darurat bencana, serta pembangunan sosial di Kabupaten Lumajang. ***

