Selain itu, pemerintah juga mendorong optimalisasi sistem pembelian BBM menggunakan barcode di sejumlah SPBU.

Skema tersebut diharapkan dapat membuat penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran sekaligus membatasi volume pembelian sesuai ketentuan.

"Barcode menjadi salah satu skema yang diterapkan Pertamina di sejumlah SPBU. Nantinya akan ada pembatasan pembelian maksimal sehingga distribusi BBM bersubsidi lebih tepat sasaran," kata Dadang.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk menggunakan BBM nonsubsidi agar alokasi BBM bersubsidi dapat dinikmati oleh masyarakat yang memang berhak menerimanya.

"Imbauan kami kepada masyarakat yang mampu agar menggunakan BBM nonsubsidi," tuturnya.

Di samping itu, Dadang meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan di lapangan.

"Kami berharap masyarakat menggunakan BBM sesuai kebutuhan sehingga stok tetap mencukupi dan tidak terjadi panic buying," katanya. ***