NEWS SUMENEP, DIMADURA–Percepatan transformasi pelayanan publik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Sepanjang 2025, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep menghimpun sebanyak 217 inovasi dari berbagai sektor, meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 53 inovasi.

Lonjakan tersebut mencerminkan semakin luasnya partisipasi perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat dalam menghadirkan berbagai terobosan yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik dan penyelesaian persoalan pembangunan daerah.

Kepala BRIDA Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro, mengatakan peningkatan jumlah inovasi menjadi indikator tumbuhnya budaya inovasi di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Menurut dia, berbagai gagasan yang lahir tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga mendukung digitalisasi birokrasi serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

"Pada tahun 2025 terdapat 217 inovasi yang berhasil dihimpun, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebanyak 53 inovasi. Ini menunjukkan komitmen seluruh elemen di Kabupaten Sumenep dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, efektif, dan berbasis digital," ungkapanya.

BRIDA mencatat, dari total inovasi yang terkumpul, sebanyak 73 inovasi berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), sedangkan 105 inovasi dikembangkan oleh puskesmas.

Selebihnya merupakan kontribusi dari kecamatan, kelurahan, badan usaha milik daerah (BUMD), lembaga pendidikan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kelompok masyarakat.

Siswahyudi menjelaskan, berbagai inovasi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan strategis daerah, mulai dari pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan angka stunting, peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, hingga penguatan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan teknologi.

Sejumlah perangkat daerah turut menghadirkan berbagai inovasi berbasis digital.