SUMENEP, DIMADURA–Sebanyak 150 calon kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditargetkan dilantik sebagai kepala sekolah definitif pada Oktober 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menargetkan pengisian jabatan tersebut sebagai bagian dari upaya mengurangi jumlah sekolah yang hingga kini masih belum memiliki kepala sekolah definitif.
Sebelumnya, pada 10 Agustus 2026, Disdik Sumenep mencatat sebanyak 287 sekolah belum memiliki kepala sekolah definitif masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt).
Jumlah itu terdiri dari 280 sekolah dasar (SD) dan tujuh sekolah menengah pertama (SMP).
Saat ini, proses pengisian jabatan tersebut masih menunggu penyelesaian administrasi dan penerbitan pertimbangan teknis (pertek).
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Moh. Iksan mengatakan, pihaknya telah mengajukan rencana pelantikan kepada Bupati Sumenep. Pelantikan akan dilakukan terhadap calon kepala sekolah yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.
“Di bulan Oktober ini sudah harus ada, dan target kami itu,” kata Iksan, saat dihubungi Senin (21/9/26).
Menurut dia, sekitar 150 calon kepala sekolah masuk dalam daftar yang diproyeksikan siap dilantik. Namun, proses tersebut belum seluruhnya tuntas karena masih terdapat sejumlah tahapan administrasi, termasuk penerbitan pertek.
Iksan menjelaskan, pengisian jabatan kepala sekolah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025.
Proses tersebut dilakukan melalui sistem aplikasi. Dalam pelaksanaannya, Dispendik Sumenep masih menemukan kendala teknis yang berkaitan dengan mekanisme dalam aplikasi.

