SUMENEP, DIMADURA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar Sumenep Job Fair 2026 dengan menyediakan sekitar 2.596 lowongan pekerjaan dari 35 perusahaan.
Kegiatan bertema “Siap Berkarya, Siap Bekerja” tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (23/9/2026) di Graha Wicaksana Abdi Negara (Korpri) Sumenep, Jalan Dr Cipto, Kelurahan Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep Eko Kurnia Mediantoro mengatakan, 35 perusahaan yang berpartisipasi terdiri dari 18 perusahaan dari luar Sumenep dan 17 perusahaan dari dalam daerah.
“Untuk Job Fair tahun 2026 ini diikuti 35 perusahaan. Sebanyak 18 perusahaan berasal dari luar Sumenep, seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Malang. Sebanyak 17 perusahaan lainnya berasal dari Sumenep,” kata Eko, saat ditemui di kantornya. (18/9).
Menurut dia, ribuan lowongan tersebut tersedia pada berbagai sektor usaha. Di antaranya perhotelan, restoran, perbankan, industri ritel, hingga jaringan minimarket modern.
“Dari 35 perusahaan ini ada sekitar 2.596 lowongan pekerjaan. Sektornya beragam, mulai dari perhotelan, restoran, perbankan, industri ritel, khususnya minimarket modern dan sektor lainnya,” jelasnya.
Eko menyebutkan, jumlah lowongan yang tersedia dalam Job Fair cenderung meningkat setiap tahun. Karena itu, pihaknya meminta para pencari kerja memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mendapatkan informasi sekaligus peluang pekerjaan.
Ia menjelaskan, kegiatan Job Fair mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sebagai pemberi kerja.
Perusahaan membutuhkan calon tenaga kerja yang memenuhi kualifikasi, termasuk memiliki integritas dan tanggung jawab.
Eko mencontohkan, masih terdapat pencari kerja yang tidak hadir setelah mendapatkan kesempatan mengikuti proses wawancara.
“Perusahaan sebagai pemberi kerja ingin mendapatkan tenaga kerja yang bagus dan jujur. Kemarin ada pencari kerja yang sudah mengikuti sesi wawancara, tetapi ketika dipanggil kembali justru tidak datang,” ucap dia.
Meski sebagian besar perusahaan di Sumenep telah disosialisasikan terkait pelaksanaan Job Fair, PT Garam Kalianget tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan tahun ini.
Menurut Eko, perusahaan yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN) tersebut sudah dua tahun tidak mengikuti Job Fair.
Disnaker Sumenep, lanjutnya, mengaku telah mendatangi perusahaan-perusahaan di daerah untuk menyampaikan sosialisasi kegiatan.
“PT Garam Kalianget sudah dua tahun tidak ikut. Kami sudah mendatangi semua perusahaan di Sumenep dan melakukan sosialisasi kepada mereka,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihak PT Garam Kalianget menyampaikan belum memiliki lowongan pekerjaan yang dapat ditawarkan melalui kegiatan tersebut.
Untuk mendukung pelaksanaan Job Fair, Disnaker Sumenep juga menyiapkan fasilitas bagi perusahaan yang membutuhkan tempat untuk melakukan proses wawancara dengan pencari kerja.
“Kami sudah menyiapkan fasilitas aula secara gratis bagi perusahaan untuk melakukan wawancara,” tutup Eko. ***

