Meski demikian, kewajiban mengenakan pakaian adat tidak berlaku bagi aparatur yang harus menggunakan seragam khusus untuk menjalankan tugas.
Pengecualian diberikan, antara lain, kepada tenaga medis yang sedang menangani operasi pasien, anggota Satuan Polisi Pamong Praja, serta petugas pemadam kebakaran yang bertugas di lapangan.
Fauzi menilai pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya pemerintah.
Ia berharap penggunaan busana keraton dapat menjadi salah satu cara menjaga tradisi agar tetap dikenal di tengah perubahan zaman.
“Baju Adat Keraton tidak hanya menjadi simbol kebanggaan terhadap warisan leluhur, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dalam menjaga tradisi agar tetap hidup di era apa pun,” ujarnya.
Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Momentum tersebut, menurut dia, perlu dimanfaatkan untuk memperkuat identitas daerah dan meneruskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kebanggaan daerah, dan meneruskan nilai-nilai luhur Keraton Sumenep pada generasi,” kata Fauzi. ***

