Langkah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan solidaritas dan menjaga kebersamaan di lingkungan anggota.
Apresiasi terhadap kegiatan itu disampaikan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep, Santoso.
Ia menilai inisiatif IKSPI menjadi momentum positif untuk mempererat hubungan antarp perguruan pencak silat.
Santoso mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan berbagai perguruan silat dalam suasana kebersamaan.
Menurut dia, hubungan baik antarp perguruan perlu terus dirawat agar pencak silat tidak hanya berkembang sebagai seni bela diri, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum IKSPI Pusat, Bambang Sunarja, menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun kerukunan di antara insan pencak silat.
Ia berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan perguruan silat di Sumenep dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Menurut Bambang, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa setiap perguruan dapat menampilkan identitas dan kemampuan masing-masing tanpa mengesampingkan nilai persaudaraan.
“Kegiatan ini perlu dicontoh oleh wilayah-wilayah lain. Ini sudah dimulai oleh saudara-saudara kami dari IKSPI. Mudah-mudahan pemerintah daerah memberikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan IKSPI Sumenep,” kata Bambang.
Semangat persaudaraan dan perdamaian diharapkan menjadi landasan agar pencak silat terus berkembang sebagai bagian dari kekayaan budaya sekaligus perekat kehidupan masyarakat.

