"Terima kasih, Mas. Kau satu-satunya orang yang peduli padaku."
Aku menatap pesan itu lama, sebelum akhirnya mengetik balasan singkat.
Baca Juga:Pilih Marung apa Ngafe?
"Kita lihat saja, apakah ini akhir atau justru awal dari segalanya."
***
Bersambung ke Bagian 6: Harga Kebebasan

