Waspada! Cuaca Ekstrem Intai Sampang, Banjir dan Longsor Bisa Terjadi Kapan Saja
NEWS DIMADURA, SAMPANG – Cuaca tak menentu tengah mengintai Kabupaten Sampang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi selama beberapa hari ke depan.
Peringatan ini dikeluarkan menyusul surat edaran dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nomor: e.B/ME.02.04/027/KSUB/IV/2025, yang menyebutkan adanya peningkatan aktivitas cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur pada 13–19 April 2025.
Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin, menyampaikan bahwa dampak cuaca ekstrem bisa sangat merugikan, terutama bagi daerah yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, hingga pohon tumbang.
“Saat ini kita berada di masa pancaroba, masa peralihan musim yang kerap diwarnai cuaca ekstrem. Kabupaten Sampang termasuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak,” ujar Candra, Senin (14/04/2025).
Menurutnya, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan adanya pola konvergensi yang bisa memicu pembentukan awan-awan hujan. Analisis BMKG juga mengidentifikasi adanya gangguan gelombang atmosfer seperti Equatorial Rossby dan Kelvin yang akan melintasi wilayah Jawa Timur dalam sepekan ke depan.
“Atmosfer yang masih labil dan lembab dari lapisan bawah hingga atas mendukung pertumbuhan awan Cumulonimbus, yang berpotensi membawa hujan deras, angin kencang, dan sambaran petir,” jelasnya.
Dengan situasi ini, BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Pengendara pun diminta tidak memaksakan perjalanan saat cuaca memburuk.
“Jika jarak pandang terganggu akibat hujan deras, lebih baik berhenti dan cari tempat aman. Keselamatan harus jadi prioritas,” tegas Candra.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG dan menyampaikan informasi prakiraan serta peringatan dini secara berkala kepada masyarakat.
“Warga bisa memantau kondisi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI, atau update peringatan dini dari BMKG yang dibagikan setiap dua hingga tiga jam di media sosial,” tutupnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow






