dimadura
Beranda Tomang Sumenep FGD KNPI Bersama Diskop dan DPMD Sumenep Soroti Koperasi Merah Putih, Tawarkan Konsep Ini

FGD KNPI Bersama Diskop dan DPMD Sumenep Soroti Koperasi Merah Putih, Tawarkan Konsep Ini

Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Soroti Koperasi Merah Putih yang digelar DPD KNPI Kabupaten Sumenep (Foto: Istimewa/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS DIMADURA, SUMENEP–Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur,  menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk membahas pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih.

‎Dalam forum ini, semangat gotong royong ditekankan sebagai nilai utama yang harus menjadi landasan koperasi desa agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

‎Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya adaptasi koperasi terhadap dinamika zaman agar tetap relevan dan berdaya saing.

‎Di sisi lain, FGD ini menjadi momentum penting untuk membangun pemahaman bersama dan memperkuat komitmen dalam mendorong koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

‎Kegiatan itu menghadirkan dua narasumber utama dari instansi strategis, yakni Kepala Dinas Koperasi dan UKM (DKUPP) Sumenep, Moh Ramli, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf.

‎Acara tersebut sukses diselenggarakan di Cafe Ayoka pada hari Rabu, tanggal 4 Juni 2025.

‎Dalam paparannya, Moh Ramli menegaskan bahwa koperasi harus dimaknai lebih dari sekadar badan usaha.

‎Ia menyebut koperasi sebagai manifestasi kekuatan bersama warga desa dalam mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi mereka secara berkeadilan.

‎“Gotong royong adalah jiwa dari Koperasi Merah Putih. Tanpa itu, koperasi hanya akan menjadi formalitas belaka tanpa makna yang sesungguhnya,” ujarnya.

‎Senada, Anwar Syahroni Yusuf menambahkan bahwa keberhasilan koperasi tidak bisa berdiri sendiri.

‎Menurutnya, diperlukan kerja sama lintas sektor mulai dari pemerintah desa, pemuda, hingga masyarakat luas untuk memastikan koperasi berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

‎“Sinergi adalah kunci. Setiap tahapan, dari perencanaan hingga pengawasan, harus melibatkan semua elemen,” kata Anwar menegaskan.

‎Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumenep, Syaiful Hariri, menyampaikan harapannya agar forum ini menjadi langkah awal dalam membentuk koperasi yang tidak hanya berlandaskan pada aspek bisnis, tetapi juga memuat nilai-nilai kebangsaan dan solidaritas sosial.

‎“Kami ingin koperasi benar-benar hadir sebagai kekuatan ekonomi rakyat, bukan sekadar konsep di atas kertas,” ungkapnya.

‎Kegiatan ditutup dengan pernyataan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk memperkuat jaringan koperasi desa melalui pendekatan partisipatif, berbasis potensi lokal, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong sebagai ciri khas bangsa Indonesia.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan