Cabdin Sampang Tekankan Orang Tua Siswa Kawal Pencairan Dana PIP
SAMPANG, dimadura.id – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, Mas’udi Hadiwijaya, menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawal Program Indonesia Pintar (PIP).
Menurutnya, PIP merupakan program strategis pemerintah untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.
“Saya harapkan program Indonesia Pintar ini benar-benar dikawal orang tua sejak proses awal hingga pencairan. Orang tua juga harus selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah agar tidak terjadi miskomunikasi yang bisa menghambat pelayanan kami, terutama di jenjang SMA, SMK, maupun SLB baik negeri maupun swasta,” ujar Mas’udi, Jumat (26/9/2025).
Ia menjelaskan, besaran bantuan bagi siswa penerima PIP adalah Rp1,8 juta per tahun. Mekanisme pencairan dilakukan melalui Bank BNI, dengan tahap awal sebesar Rp900 ribu per semester.
Kategori penerima prioritas, lanjutnya, adalah siswa yang telah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) atau bantuan sosial lainnya. Namun, bagi siswa yang belum memiliki kartu tersebut tetap berkesempatan mengajukan dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa atau lurah melalui sekolah.
“Pihak sekolah yang kemudian mengajukan dan melakukan verifikasi. Hanya saja, diterima atau tidaknya tetap bergantung pada kuota yang sudah ditentukan pusat, bukan oleh kami di daerah,” jelasnya.
Mas’udi menekankan agar dana PIP digunakan sesuai peruntukan untuk kebutuhan sekolah.
“Saya berharap bantuan ini dipergunakan sebagaimana mestinya, seperti membeli seragam, alat tulis, buku, hingga membantu biaya transportasi. Tujuan utamanya supaya anak-anak tidak berhenti sekolah hanya karena persoalan ekonomi,” pungkasnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





