"Iya mas. Mohon maaf hari ini bapak optimalisasi akhir bulan, jadi keliling ke unit-unit," kata Dewi, Selasa 13 Juni 2026.
Sehari kemudian, permohonan wawancara kembali ditunda karena belum ada kepastian jadwal. Pada hari yang sama, redaksi kembali memperoleh informasi bahwa komunikasi akan diteruskan kepada pejabat lain.
"Iyaa mas mohon maaf belum bisa mas. Sy belum bisa pastikan waktunya mas. Terimakasih mas," jawabnya, Rabu pagi tanggal 14 Juni 2026.
"Maaf mas kemaren sibuk akhir bulan, nanti biar dihubungi mas rully ya mas," ungkap Dewi saat dikonfirmasi kembali, Rabu sore tanggal 14 Juni 2026.
Memasuki 15 Juni 2026, alasan penundaan berubah karena Ali Topan disebut sedang melakukan on the spot (OTS) dan kunjungan nasabah.
Tidak lama kemudian, redaksi kembali memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan menjalani perjalanan dinas ke Surabaya selama dua hari.
"Ada perjalanan dinas ke surabaya mas. Dua hari mas," ungkapnya, Jumat 16 Juni 2026.
Informasi terakhir yang diterima justru menyebutkan bahwa Ali Topan sedang menjalani cuti sekitar satu minggu.
"Maaf, mas. Bapak masih cuti. Sekitar satu minggu," katanya.
Sementara itu, pesan konfirmasi yang dikirim langsung ke nomor WhatsApp pribadinya hingga berita ini diterbitkan belum memperoleh balasan.

