dimadura
Beranda Gardu Filosofi Ketupat Madura, Simbol Hubungan Manusia dengan Alam dan Tuhan

Filosofi Ketupat Madura, Simbol Hubungan Manusia dengan Alam dan Tuhan

Filosofi Ketupat Madura, Simbol Hubungan Manusia dengan Alam dan Tuhan (Ilustrasi/Istimewa)

Tradisi silaturahmi saling bermaafan pada momen Lebaran Ketupat dalam ajaran Sunan Kalijaga mengisyaratkan makna istilah ngaku lepat, yakni melakukan silaturrahmi sebanyak dan sesempat mungkin untuk bertemu dengan sesama Muslim.

Demikian, ketupat atau topa’ menurut kacamata budaya atau tradisi masyarakat Sumenep di Madura memiliki makna yang dalam jika kita bisa mengkajinya lebih jauh.

Tradisi membuat orong ketupat saat momen lebaran kini sudah mulai punah. Pudar atau punahnya tradisi membuat orong ketupat ini menjadi tantangan bagi generasi muda di Madura.


JPRM: “Filosofi Ketupat Bagi Orang Madura, menjadi Simbol Hubungan Manusia dengan Alam dan Tuhan”
Editor: Mazdon


***

Halaman: 1 2 3 4

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan