Kohati Sampang Desak Polisi Serius Usut Kasus Pencabulan di Robatal
SAMPANG, Dimadura.id – Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Sampang menyoroti lambannya penanganan kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Robatal.
Ketua Umum Kohati Sampang, Homsah, menegaskan pihak kepolisian seharusnya memberi perhatian serius pada kasus ini. Ia menilai kinerja aparat justru terkesan lemah.
“Perlu atensi dan keseriusan dari APH. Ini ada apa, polisi kok terkesan lemah kalau menangani kasus pencabulan,” tegas, Sabtu (20/9/2025).
Homsah juga menyindir Polres Sampang dengan mengungkit kasus serupa di Kecamatan Omben. Saat itu polisi sampai menggelar sayembara berhadiah Rp5 juta hingga pelaku akhirnya berhasil ditangkap.
“Apa perlu dibuka sayembara lagi supaya pelaku pencabulan di Robatal ini bisa segera ketangkap,” sindirnya.
Menanggapi kritik tersebut, Kapolres Sampang melalui Plh Kasi Humas AKP Eko Puji Waluyo menegaskan pihaknya sudah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka berinisial Basir (24), warga Kecamatan Ketapang.
“Kami akan buru dan kejar tersangka sampai tertangkap,” tegas Eko.
Kasus ini terjadi pada Senin, 28 Juli 2025. Korban diduga dirudapaksa, lalu dua hari kemudian melapor ke polisi bersama keluarganya. Namun hingga kini, pelaku masih buron.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





