Nasib Nahas Bapak Rofi’ie, Ditinggal Mati Anak Istri, Dipingpong Oknum Kejari
disodorkan kembali kepadanya. Hanis menyuruh Rofi’ie untuk memberikan uang tersebut kepada Muhammad Arief Fatony di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep.
“Setelah bertemu, uang itu diminta untuk diberikan kepada Pak Arief di pengadilan,” tutur ayah Zainol Hayat.
Diketahui, Arief saat ini sedang menjabat sebagai Humas PN Sumenep. Muhammad Arief Fatony adalah Ketua Majelis perkara yang menjerat putra Rofi’ie, Zainol Hayat.
Setiba di PN Sumenep, Rofi’ie tidak ditemui langsung oleh Arief. Ada orang lain yang mewakili Arief untuk menerima kedatangan Rofi’ie. Mengenai ini, dirinya mengaku tidak tahu siapa nama orang yang menemuinya di PN kala itu.
“Saya menyampaikan perintah dari Pak Hanis, bahwa disuruh memberikan uang kepada Pak Arief,” ujarnya.
Mengetahui hal itu, orang yang mewakili Arief menolak untuk menerima uang tersebut. Bahkan, uang sebesar Rp22 juta tersebut diminta untuk diserahkan kembali kepada Hanis.
Rofi’ie pun segera berkoordinasi dengan Hanis. Namun oknum jaksa itu menurutnya belum bisa ditemui, karena yang bersangkutan sedang mengikuti agenda sidang di PN setempat. Rofi’ie sempat menunggu Hanis sampai persidangan selesai. “Tetapi, Pak Hanis tetap tidak bisa ditemui,” katanya.
Berselang sekian lama, dirinya tiba-tiba mendapat kabar dari sopir pribadi Hanis agar Rofi’ie memberikan uang itu kepada Zaini di PN Sumenep. Diberitahukan, bahwa Zaini sudah menunggu dirinya di musala PN Sumenep.
“Jadi, uang itu saya serahkan kepada Pak Zaini di musala pengadilan,” jelas dia.
Beberapa minggu kemudian, Rofi’e menghubungi Zaini untuk menanyakan perkembangan kasus anaknya. Bersamaan dengan itu, Zaini meminta Rofi’ie untuk segera datang ke PN Sumenep.
“Saat bertemu di pengadilan, Pak Zaini mau mengembalikan uang itu. Tetapi saya menolak,” katanya.
Hal tersebut membuat Rofi’ie kebingungan karena uang yang sengaja diminta langsung oleh Hanis dan disuruh untuk diserahkan kepada Zaini, tiba-tiba dikembalikan.
“Tetap saya tolak. Meskipun berupaya dikembalikan,” ujarnya.
Menurut penuturan ayah Zainol Hayat itu, Zaini merasa ketakutan untuk memegang uang puluhan juta tersebut sehingga juga bersikukuh mengembalikan uang tersebut kepada dirinya.
Kala itu, Rofi’ie sempat meyakinkan Zaini bahwa uang tersebut tidak ada sangkut-pautnya dengan dirinya.
“Itu kan permintaan Pak Hanis. Hanya disuruh berikan kepada Pak Zaini,” kata Rofi’ie, menirukan apa yang sempat ia sampaikan kepada Zaini.
Zaini pun mengalah dan mengatakan dirinya akan segera berkoordinasi dengan Hanis.
Uang Dikembalikan
Dua minggu setelahnya, Zaini kembali menghubungi Rofi’ie untuk bertemu. Padamulanya, Rofi’ie mengira ada perkembangan informasi terkait kasus yang menimpa buah hatinya. Tetapi fakta mengatakan lain, lagi-lagi Zaini menyodorkan uang Rp22 juta tersebut untuk dikembalikan kepadanya.
“Pak Zaini mengatakan, bahwa dia tidak bisa membantu, karena akan berangkat haji. Uang itu disuruh kembalikan kepada Pak Hanis,” tuturnya.
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





