Sugiono bergeser dari Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Kursi Menteri Luar Negeri kemudian ditempati Arrmanatha Christiawan Nasir, diplomat yang sebelumnya pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri.
Perubahan juga terjadi di Kementerian Perindustrian. M. Sarmuji dilantik sebagai menteri.
Di bawah jajaran menteri, pemerintah mengisi sejumlah posisi wakil menteri, antara lain Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Rotasi berlanjut ke sejumlah lembaga pemerintahan. Dedi Prasetyo ditunjuk sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Aryanto Wibowo menjadi Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, sedangkan Fadil Imran dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Pemerintah juga menetapkan susunan baru Ombudsman periode 2026–2031. Nuzran Joher dilantik sebagai ketua, bersama Radian Syam sebagai anggota.
Rangkaian pengangkatan tersebut berlandaskan sejumlah keputusan presiden yang mengatur pergantian menteri dan wakil menteri, pimpinan lembaga, serta jabatan di lingkungan kepolisian.
Pelantikan dilakukan dalam satu prosesi di Istana Negara, dengan Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah para pejabat.
Bagi Polri, pergantian pucuk pimpinan menjadi salah satu perubahan paling menonjol dalam rangkaian pelantikan itu.

