Ngaji Puisi Bahasa Madura: Dhadha Se Eporak
Melalui bait-bait yang diungkapkan dengan keindahan bahasa Madura, Tirta berhasil menyampaikan pesan yang kaya akan filosofi dan makna.
Dalam ulasan ini, saya hendak melakukan sedikit analisis atas setiap bait puisi ini, dengan tujuan memahami nuansa dan esensi yang terkandung dalam setiap kata yang dipilih dengan cermat oleh sang penyair.
Bait Pertama:
“
Dhadhana pasera se lebbi nanggama / Nalekana ngemban amanah / Betta dha’ sadaja nespa, loka tor nyangsara
“
Bait pembuka ini langsung membawa kita ke dalam inti puisi dengan menggambarkan dada yang menerima amanah.
“Dhadhana pasera se lebbi nanggama” menunjukkan penerimaan yang lebih dari sekadar penerimaan fisik; ini adalah penerimaan spiritual dan emosional terhadap tanggung jawab yang berat.
Amanah dalam konteks ini bisa berarti tanggung jawab dalam kehidupan, baik itu sebagai pemimpin, orang tua, atau manusia pada umumnya.
Kata “nespa, loka tor nyangsara” menggambarkan penderitaan dan duka yang harus dihadapi dengan ketabahan. Ini mengisyaratkan bahwa penerimaan amanah tidak hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi segala rintangan.
Bait Kedua:
“
Dhadhana pasera se lebbi lonyo / Se paleng agandhu’ taresna / Lembu’ tor raja pangaporana / Dha’ ka reng-oreng se ta’ dhapor ka aba’na
“
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





