dimadura
Beranda Tomang Sumenep ‎RA Miftahun Najah Gelar Outbound for Kids di Pantai Badur Sumenep

‎RA Miftahun Najah Gelar Outbound for Kids di Pantai Badur Sumenep

Foto: Kegiatan Outbound for Kids yang diselenggarakan RA Miftahun Najah pada Selasa (7/1/2026). (Ari/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP, DIMADURA–RA Miftahun Najah Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengadakan kegiatan Outbound for Kids pada Selasa (7/1/2026).

‎Acara ini diikuti oleh peserta didik usia dini dan diselenggarakan di Pantai Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep.

‎Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembelajaran luar ruangan (aktivitas luar ruangan).

‎Kepala RA Miftahun Najah, Shelvi Wulandari, menjelaskan bahwa kegiatan outbound tersebut dirancang sebagai sarana pembentukan karakter anak sejak usia dini melalui pengalaman belajar langsung di alam terbuka.

‎“Outbound for Kids merupakan bagian dari upaya kami membangun dan memajukan sumber daya manusia sejak usia dini, khususnya dalam membentuk karakter anak-anak mulai dari jenjang taman kanak-kanak,”kata Shelvi, Rabu, (07/01/26).

‎Menurut Shelvi, kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan edukatif, di antaranya melatih anak untuk berpikir mandiri, memperkuat nilai-nilai diri yang berlandaskan kasih sayang dan sikap saling menghargai, serta membantu anak mengelola perasaan, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.

‎Selain itu, kegiatan belajar di alam terbuka juga bertujuan membuka kepekaan anak terhadap lingkungan sekitar, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menanamkan sikap kepemimpinan sejak dini.

‎Shelvi menambahkan, konsep belajar sambil bermain yang diterapkan dalam kegiatan outbound membuat anak lebih mudah menerima pembelajaran dengan perasaan senang dan tanpa tekanan.

‎“Kegiatan di alam terbuka menjadi pengalaman yang menarik bagi anak-anak yang baru memasuki dunia belajar. Dengan bermain sambil belajar, anak akan lebih mudah memahami materi dan menikmati proses pembelajaran,”jelasnya.

‎Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak awal pendidikan anak. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi fondasi utama yang perlu dibangun terlebih dahulu.

‎“Karakter tangguh, berbudi pekerti luhur, bertanggung jawab, disiplin, dan mandiri harus ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan di masa depan,” tegas Shelvi.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan