Menurut dia, SMSI Sumenep akan terus memperkuat organisasi agar keberadaannya dapat diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan tetap berjuang agar SMSI ini menjadi organisasi yang diterima oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura dan Jawa Timur secara umum,” katanya.

Sekretaris SMSI Jawa Timur, Tarmuji, mengapresiasi kunjungan pengurus SMSI Sumenep. Ia menilai pengurus SMSI Sumenep cukup aktif membangun komunikasi dengan pengurus provinsi.

“Saya mengapresiasi sekali teman-teman Sumenep yang sangat sering berkunjung ke Jawa Timur, sangat aktif sekali. Terima kasih,” katanya.

Ketua SMSI Jatim, Sokip, juga memberikan apresiasi terhadap soliditas organisasi SMSI Sumenep. Ia menyebut SMSI Sumenep sebagai salah satu daerah yang aktif menjalankan kegiatan organisasi.

“SMSI Sumenep ini adalah SMSI yang paling solid, kompak, aktif, dan semoga seluruh program kerja terlaksana secara baik dan bermanfaat bagi anggota,” ujar Sokip.

Menurut dia, manfaat organisasi diharapkan dapat dirasakan anggota dalam berbagai aspek, baik secara finansial, penguatan jaringan maupun manfaat lainnya.

Dalam pertemuan itu, Sokip juga menyinggung keputusan pengurus SMSI Sumenep terkait pengeluaran sejumlah anggota. Ia mengapresiasi ketegasan pengurus dalam melakukan penataan internal organisasi.

Namun, ia mengingatkan pengurus daerah agar membangun komunikasi terlebih dahulu dengan pengurus SMSI Jatim sebelum mengambil keputusan yang menyangkut keanggotaan.

Menurut Sokip, keputusan terkait pengeluaran anggota merupakan persoalan sensitif karena menyentuh aspek emosional dan harga diri anggota.